Senin, 12 November 2012

tiga bulan berlalu..


tanggal yang sama, tiga bulan yang lalu..
keadaan yang berbeda, tidak bersama kamu..
bukan juga hari ulang tahunmu..
bisa tidak kita mengulangnya kembali?
aku semacam merindukan kamu..
ah bukankah tiap hari begini?
tiap hari aku merindu, tiap hari juga menahan itu..
aku tau kamu tau, aku tau kamu mengerti..
tapi kamu diam..
kamu tak ingin ada kita..
karena memang tidak pernah ada..
bagaimana bisa kita sejauh ini padahal dulu kita terlalu dekat?
bagaimana kamu tidak acuh padaku sekarang sedangkan dulu kamu begitu perhatian?
bagaimana caramu untuk lupakan aku?
apa aku memang orang yang terlalu mudah dilupakan sedangkan kamu tidak?
apa kamu orang yang mudah dirindukan sedangkan aku tidak dapat berbuat apapun?
ternyata sudah tiga bulan saja kenangan itu..
berarti sudah hampir tiga bulan juga kita seperti ini?
ya tepatnya nanti tanggal 28 tiga bulannya..
aku ingat terakhir kamu masih cubit pipi aku tanggal 28 di bulan ulang tahunmu..
setelah itu.. untuk berkomunikasi via hp pun kita tidak pernah..
bertemu, senyum pun tidak kepadaku..
sudah tiga bulan aku masih saja seperti ini..
melihat profil bbm mu, melihat profil facebook mu, dan melihat isi timeline mu..
hanya untuk tau perkembangan hidup kamu, yang tidak pernah ada aku di dalamnya..
aku rindu kamu, tiap malam, tiap pagi, tiap hari, tidakkah kau sadari? tidakkah kau mengerti?

Rabu, 07 November 2012

:(

selasa rabu.. selasa rabu..
selasa rabu ketemu kamu terus..
ketemu kamu sama yang lain..
setiap malamnya nangis lagi nangis lagi..
ternyata aku emang masih belom bisa sayang..
aku masih belom bisa lupain kamu..
masih sakit..
sampai kapan? sampai kapan masih sakit?
sampai kapan masih sayang sama kamu?
sampai kapan masih harus nangisin kamu?
aku kangen kamu..
kangen kita.. kalau emang pernah ada kita..
aku kangen kamu beb..
banget..

Jumat, 02 November 2012

every wish do come true..



seperti judulnya, semua keinginan benar-benar dikabulkan oleh Allah. dengan cara-Nya dan dengan kehendak-Nya.
tapi setiap apa yang kita dapatkan ada konsekuensinya.
sudah berapa kali aku meminta kepada Allah tentang kamu, selalu dikabulkan oleh-Nya, walau bagian yang memilikimu tak pernah. tapi di setiap apa yang aku dapatkan, aku selalu mendapatkan lebih. maksudku, Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan, bukan? dan mungkin memang itu yang aku butuhkan.
pertama, pertama sekali sejak kita tak lagi berkomunikasi. aku meminta dalam doaku untuk bisa bertemu kamu, atau melihatmu.. dan benar saja aku melihatmu melintas dengan motormu hari itu.. tapi bukan itu yang aku butuhkan, aku memang menginginkan melihatmu, tapi Allah memberikan yang lain, aku melihatmu membonceng cewek. iya permintaanku terkabul. tapi mungkin bukan itu yang terbaik menurut Allah, mungkin itu cara-Nya untuk aku cepat melupakan kamu, melihatmu bersama yang lain.
kedua, kala itu aku memberanikan diriku menuliskan semua tentang kita dan mempostingnya di tumblr. aku berharap kamu baca, iya aku minta ke Allah supaya kamu baca tulisan aku, kamu tau apa yang aku rasakan, seengganya aku bisa lega sudah ungkapkan semuanya. tapi, bukan cuma itu yang aku butuhkan. kamu marah. kamu tidak mengatakannya, tapi aku tau kamu marah akan itu. dan lihat sekarang? semakin jauh saja rasanya kita. sakit.
ketiga, aku alami selasa minggu kemarin. aku sedang berdua dengan teman. di pinggir jalan. aku berkata "aku kangen banget sama dia, sumpah kangen banget. pengen banget ngeliat dia." dan voila! belum 5 menit aku bicara seperti itu, kamu melintas dengan motormu. dan sekali lagi, setiap kesenangan selalu ada kesedihan, bukan? dan aku sudah persiapkan diriku untuk itu. malamnya, pm-mu dibajak, dan aku tau itu pasti cewek. dan hanya dengan itu saja sudah bisa membuat moodku hilang semalaman..
keempat, aku alami hari senin. saat di perjalanan menuju kampus, aku berkata pada temanku, haruskah aku bilang kangen kamu banget supaya bisa liat kamu? haruskah seperti itu? dan sekali lagi Allah menunjukkan jalan-Nya untukku bertemu kamu. hari ini aku mengantar temanku ke perpus, sebelumnya kami makan di kantin dekat gedung fakultasmu. dan..... kamu lewat.. ah! begitu aku melihat kamu.. ah....... refleks dengan bodohnya aku buang muka.. entah aku takut sekali sepertinya melihatmu.. huh! dan seperti biasa juga kamu tidak mungkin menyapaku..
kelima, selasa.. selalu selasa.. dan yang aku heran bayaran untuk bertemu kamu di hari senin belom aku dapatkan.. selasa ini dua kali, pertama aku tidak melihatmu, tapi temanku.. aku tak memedulikan sekitar saat hujan kala itu, aku terus fokus ke depan, padahal temanku menyapamu.. ah bodohnya aku melewatkan kesempatan melihatmu.. dan yang kedua aku melihatmu ada di gedung fakultasku.. ah............ kamu sama cewek.. ah sakit..... sakit banget... banget.... seperti biasa aku refleks membuang mukaku.. ah aku langsung meneteskan air mata saat itu juga.. sakit sekali rasanya... sakit... dan seperti masih tidak cukup, Allah menunjukkan hal lain yang lebih menyakitkan.. aku tidak dapat menahan aku untuk tidak kepo akan kamu... aku membuka tab mention twittermu, daaaaan....... DAMN! aku lihat itu.. aku lihat foto itu, chat kamu dengan temanmu.. kamu bilang kamu kangen dia........ ah sakit.... banget!!!!!!!!!!! aku mencari tau lagi lebih jauh.. dia menuliskan tentangmu, dia bilang kamu temannya, tapi seperti lebih.. seperti aku dulu.. begitukah? caramu memperlakukan cewek yang kamu suka? berawal dari teman dan lebih dan kamu kembalikan ke teman lagi atau bahkan seperti aku sekarang... seperti tak kenal.. kamu tau? malam itu aku menangis sejadi-jadinya.. semalaman.. ah sakittttttt...
sejak saat itu, aku meminta kepada Allah untuk tidak memperlihatkan kamu di hadapan aku, dan benar saja... keesokannya, aku hanya melihat motor kamu ada di parkiran gedung fakultasku, dan temanku memberi tau aku, dia melihatmu keluar dari lift bersama teman-temanmu.
mungkin inikah yang terbaik untukku? tak melihatmu lagi?
aku ingin.. aku ingin bisa melihatmu.. aku ingin bertemu kamu.. berpapasan denganmu.. menyapamu.. mengobrol denganmu.. tanpa sakit.. seperti dulu.. aku ingin bersama kamu.. aku ingin kamu..

Sabtu, 27 Oktober 2012

I remember!


I remember... 
The way you glanced at me, yes I remember
I remember... 
When we caught a shooting star, yes I remember
I remember... 
All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember... 
All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn

Do you remember... ? 
When we were dancing in the rain in that September
And I remember... 
When my father thought you were a burglar
I remember... 
All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember... 
All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn

I remember... 
The way you read your books, 
Yes I remember
The way you tied your shoes, 
Yes I remember
The cake you loved the most, 
Yes I remember
The way you drank you coffee, 
I remember
The way you glanced at me, yes I remember
When we caught a shooting star, 
Yes I remember
When we were dancing in the rain in that September
And the way you smile at me, 
Yes I remember!

Selasa.


aku masih merindukanmu, masih sangat merindukanmu..
masih ingin bertemu kamu, walau selalu dari kejauhan, walau tanpa tegur sapa..
aku melihatmu lagi, setelah seminggu tidak..
hari itu hari selasa, terakhir aku melihatmu di kejauhan..
dan hari aku melihatmu lagi pun selasa, kala itu aku berkata pada temanku, aku kangen kamu banget, kangen pengen ketemu, pengen ngeliat kamu, dan belum ada 5 menit aku bicara seperti itu, kamu lewat dengan motormu.
ah.............. Tuhan! aku percaya Kau selalu mendengar doaku.. aku ingin bertemu kamu, Tuhan memberikan jalannya.. melihatmu tidak sampai semenit, bisa membuatku senang, melihatmu di kejauhan..
seperti biasa, jantungku berdebar tak karuan melihatmu melintas.. hanya begitu saja bisa membuatku tak karuan..
dan sekali lagi.. kesenangan selalu ada harganya, bukan?
Tuhan selalu memberikan yang aku butuhkan, bukan yang kuinginkan..
di hari itu juga, PM kamu dibajak, dan aku tau kamu pasti sedang bersama teman-temanmu, dan pasti ada perempuan di sana.. karena yang kutangkap itu adalah tulisan perempuan..
seketika moodku hancur berantakan..

terbawa suasana zone


apa coba terbawa suasana zone? itu adalah zona di mana lebih buruk dari friend zone, zona di mana perasaan lo di saat itu ga diakui sama orang yang lo suka, zona di mana lo pikir ada sesuatu yang lebih antara lo sama dia padahal ga ada, zona di mana lo ngelakuin apapun buat dia tapi ga berguna, zona di mana suasananya begitu teramat sangat indah dan menyenangkan sehingga hanya bertahan di sana, setelahnya? ya sudah.
lo tau ga rasanya dianggap gitu? itu lebih sakit daripada ditolak, seengganya kalo ditolak lo udah tau jelas-jelas dia ga ada rasa sama lo, tapi ini? dia ada rasa tapi cuma saat itu aja. dan setelahnya dia pergi gitu aja kaya ga ada apa-apa. dan gue? gue berharap itu emang ada.
lo tau gimana lagi rasanya? lebih sakit dari diputusin, seengganya kalo diputusin hubungan kalian jelas, dulunya emang pernah pacaran, pernah saling sayang, peduli, tapi sayangnya uda engga dan terus putus, tapi ini? hubungan aja ga jelas, ngungkapin perasaan masing-masing aja engga, cuma terus bersikap layaknya orang pacaran, dan setelah suasana itu berakhir, menjadi teman, bahkan layaknya orang yang tak saling kenal..
friend zone? seengganya lo bakal terus jadi teman sampe perasaan lo buat dia mati dengan sendirinya. tapi ini? canggung. bukan. bukan canggung. bahkan lo takut buat sekedar nyapa dia di twitter, di bbm, bahkan buat sekedar jarkomin sesuatu, lo harus nguatin hati lo buat nantinya liat tanggepan dia..
hati-hati dengan suasana, keadaan yang terlalu indah tapi ga ada perasaan yang diungkapkan di sana..
mungkin lo bener-bener ada rasa ke dia. tapi dia?

SAKIT!


sakit itu udah ungkapin perasaan lo tapi lo disuruh buat lupain itu..
sakit itu udah berharap tapi orang yang lo harapkan adalah orang yang memadamkan..
sakit itu peduli tapi tetep masih ga cukup..
sakit itu lo pengen nyapa tapi gak bisa..
sakit itu lo ngeliat dia dari kejauhan..
sakit itu lo pengen banget ngobrol tapi gak tau harus gimana..
sakit itu lo menyesali setiap kesempatan yang pernah datang tapi tidak digunakan..
sakit itu lo ngerasa belom cukup waktu kebersamaan yang pernah lo habiskan bersama..
sakit itu liat dia foto sama cewek lain..
sakit itu saat orang lain ngomongin dia..
sakit itu dibilang khilaf atas semua yang udah lo laluin sama dia..
sakit itu perasaan lo gak dianggap sama sekali..
sakit itu pengen selalu inget dia..
sakit itu ngulang kenangan bersama dia tiap malam dan pagi..
sakit itu nangis karena kangen sama dia..
sakit itu tiap hari ngarep ketemu dia gak sengaja..
sakit itu ngeliat semua sesuatu yang selalu bikin lo inget sama dia..
sakit itu selalu gagal kalo mau bikin acara kebersamaan yang ada dia di sana..
sakit itu liat dia ketawa sama yang lain..
sakit itu pengen bercanda kaya dulu lagi tapi gak bisa..
sakit itu bbm-an yang gitu-gitu aja..
sakit itu disemangatin sama dia buat lupain dia..
sakit itu semua yang pernah lo lakuin gak berarti buat dia..
sakit itu semua udah berubah gak bisa kaya dulu lagi..
sakit itu semua udah percuma..
sakit itu…………………………………….
sakit itu kangen banget sama dia..
sakit itu gak bisa memiliki..
sakit itu perasaan dia buat lo udah ilang..
sakit itu cinta bertepuk sebelah tangan..
sakit itu terjebak dalam terbawa suasana zone..
sakit itu aku..
penyebabnya kamu..