Jumat, 02 November 2012

every wish do come true..



seperti judulnya, semua keinginan benar-benar dikabulkan oleh Allah. dengan cara-Nya dan dengan kehendak-Nya.
tapi setiap apa yang kita dapatkan ada konsekuensinya.
sudah berapa kali aku meminta kepada Allah tentang kamu, selalu dikabulkan oleh-Nya, walau bagian yang memilikimu tak pernah. tapi di setiap apa yang aku dapatkan, aku selalu mendapatkan lebih. maksudku, Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan, bukan? dan mungkin memang itu yang aku butuhkan.
pertama, pertama sekali sejak kita tak lagi berkomunikasi. aku meminta dalam doaku untuk bisa bertemu kamu, atau melihatmu.. dan benar saja aku melihatmu melintas dengan motormu hari itu.. tapi bukan itu yang aku butuhkan, aku memang menginginkan melihatmu, tapi Allah memberikan yang lain, aku melihatmu membonceng cewek. iya permintaanku terkabul. tapi mungkin bukan itu yang terbaik menurut Allah, mungkin itu cara-Nya untuk aku cepat melupakan kamu, melihatmu bersama yang lain.
kedua, kala itu aku memberanikan diriku menuliskan semua tentang kita dan mempostingnya di tumblr. aku berharap kamu baca, iya aku minta ke Allah supaya kamu baca tulisan aku, kamu tau apa yang aku rasakan, seengganya aku bisa lega sudah ungkapkan semuanya. tapi, bukan cuma itu yang aku butuhkan. kamu marah. kamu tidak mengatakannya, tapi aku tau kamu marah akan itu. dan lihat sekarang? semakin jauh saja rasanya kita. sakit.
ketiga, aku alami selasa minggu kemarin. aku sedang berdua dengan teman. di pinggir jalan. aku berkata "aku kangen banget sama dia, sumpah kangen banget. pengen banget ngeliat dia." dan voila! belum 5 menit aku bicara seperti itu, kamu melintas dengan motormu. dan sekali lagi, setiap kesenangan selalu ada kesedihan, bukan? dan aku sudah persiapkan diriku untuk itu. malamnya, pm-mu dibajak, dan aku tau itu pasti cewek. dan hanya dengan itu saja sudah bisa membuat moodku hilang semalaman..
keempat, aku alami hari senin. saat di perjalanan menuju kampus, aku berkata pada temanku, haruskah aku bilang kangen kamu banget supaya bisa liat kamu? haruskah seperti itu? dan sekali lagi Allah menunjukkan jalan-Nya untukku bertemu kamu. hari ini aku mengantar temanku ke perpus, sebelumnya kami makan di kantin dekat gedung fakultasmu. dan..... kamu lewat.. ah! begitu aku melihat kamu.. ah....... refleks dengan bodohnya aku buang muka.. entah aku takut sekali sepertinya melihatmu.. huh! dan seperti biasa juga kamu tidak mungkin menyapaku..
kelima, selasa.. selalu selasa.. dan yang aku heran bayaran untuk bertemu kamu di hari senin belom aku dapatkan.. selasa ini dua kali, pertama aku tidak melihatmu, tapi temanku.. aku tak memedulikan sekitar saat hujan kala itu, aku terus fokus ke depan, padahal temanku menyapamu.. ah bodohnya aku melewatkan kesempatan melihatmu.. dan yang kedua aku melihatmu ada di gedung fakultasku.. ah............ kamu sama cewek.. ah sakit..... sakit banget... banget.... seperti biasa aku refleks membuang mukaku.. ah aku langsung meneteskan air mata saat itu juga.. sakit sekali rasanya... sakit... dan seperti masih tidak cukup, Allah menunjukkan hal lain yang lebih menyakitkan.. aku tidak dapat menahan aku untuk tidak kepo akan kamu... aku membuka tab mention twittermu, daaaaan....... DAMN! aku lihat itu.. aku lihat foto itu, chat kamu dengan temanmu.. kamu bilang kamu kangen dia........ ah sakit.... banget!!!!!!!!!!! aku mencari tau lagi lebih jauh.. dia menuliskan tentangmu, dia bilang kamu temannya, tapi seperti lebih.. seperti aku dulu.. begitukah? caramu memperlakukan cewek yang kamu suka? berawal dari teman dan lebih dan kamu kembalikan ke teman lagi atau bahkan seperti aku sekarang... seperti tak kenal.. kamu tau? malam itu aku menangis sejadi-jadinya.. semalaman.. ah sakittttttt...
sejak saat itu, aku meminta kepada Allah untuk tidak memperlihatkan kamu di hadapan aku, dan benar saja... keesokannya, aku hanya melihat motor kamu ada di parkiran gedung fakultasku, dan temanku memberi tau aku, dia melihatmu keluar dari lift bersama teman-temanmu.
mungkin inikah yang terbaik untukku? tak melihatmu lagi?
aku ingin.. aku ingin bisa melihatmu.. aku ingin bertemu kamu.. berpapasan denganmu.. menyapamu.. mengobrol denganmu.. tanpa sakit.. seperti dulu.. aku ingin bersama kamu.. aku ingin kamu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar